Pembukaan PPG SM-3T Angkatan V 2017 Uninus

Universitas Islam Nusantara (Uninus) Bandung kembali mendapat kepercayaan dari Direktorat Pembelajaran, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi untuk mengadakan  Pendidikan Profesi Guru Sarjana Mengajar di daerah Terdepan, Terluar, Tertinggal (PPG SM- 3T) angkatan V, tahun 2017. Uninus adalah salah satu dari 24 Lembaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan (LPTK) yang ada di Indonesia untuk megadakan PPG bidang Bahasa Indonesia dan Matematika. Sebelumnya Uninus dipercaya menjadi penyelenggara PPG SM-3T tahun 2016.
Pembukaan PPG SM- 3T berlangsung di aula Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Uninus, Jl. Soekarno-Hatta No 530, Kota Bandung, Jumat, (10/02/17), dibuka oleh Rektor Uninus  Dr. H. Suhendra Yusuf, M.A.. Dalam kesempatan tersebut hadir Dekan FKIP Uninus Dr. Hendi S. Muchtar, M.Pd., Wadek III KH. Achmad Saefurridjal, M.Ag,  Koordinator PPG Dr. Agus Mulyanto, para dosen di lingkungan FKIP Uninus, guru sekolah mitra dari SMAN 17 Bandung dan MTs Sirnamiskin Kota Bandung, dan seluruh peserta PPG Bahasa Indonesia 15 orang dan Matematika 20 orang. Ke 35 sarjana tersebut berasal  dari UNM, Unimed, Unes, UNY.
Menurut Rektor Uninus,  guru bukan profesi biasa. Tidak ada profesi lain tanpa guru. Oleh karena itu, menurut Suhendra, guru harus kompeten dan qualified. “PPG itu mempersiapkan guru yang lebih smart agar masa depan bangsa kita lebih baik,” katanya.
Masih menurut Rektor, guru menjadi kunci dalam peradaban. “Bangsa kita jauh tertinggal dari negara maju seperti Amerika sekurang-kurangnya 50 tahun. Maka dengan PPG ini kita berharap bisa mempercepat kemajuan bangsa ini,” kata Suhendra.
PPG menurut Suhendra penting karena dapat meningkatkan kompetensi guru. “Kelemahan di kita adalah adanya lisensi seumur hidup untuk guru. Seharusnya lisensi itu berlaku terbatas, sama saja seperti SIM atau TOEFL, yang bisa diperbaharui kembali.”
Menurut Koordinator PPG SM -3T di Uninus Dr. Agus Mulyanto, PPG akan berlangsung selama 2 semester sejak Februari 2017. Ke-35 orang sarjana yang mengikuti PPG di Uninus telah menyelesaikan program SM-3T di Aceh, Papua, dan daerah 3T lainnya di Indonesia.***

Spread the word. Share this post!